dr. Ivan Maurits Sondakh, Sp.OG, Dip. Maternal Fetal Medicine, FICS, Int. AFF. RANZCOG
Mayapada Hospital Tangerang dan USG 4D Tangerang (Private Practice)
Diperbarui 4 Oktober 2026
Selama hamil, umumnya ada empat waktu penting untuk USG. Pertama di trimester awal untuk memastikan kehamilan. Kedua di usia 11–14 minggu untuk skrining NT. Ketiga di 18–22 minggu untuk USG detail organ janin. Keempat di trimester ketiga untuk menilai pertumbuhan dan posisi janin. USG 4D bisa ditambahkan sekitar usia 26–30 minggu.
Pertanyaan yang paling sering saya dengar di ruang praktik justru bukan “apa itu USG”, tapi “kapan saya harus USG lagi, Dok?”. Halaman ini menjawab itu, satu per satu, sesuai usia kehamilan.
Ringkasan jadwal USG kehamilan
| Usia kehamilan | Jenis USG | Yang dinilai |
|---|---|---|
| 6–10 minggu | USG awal | Lokasi kehamilan, jumlah janin, detak jantung, usia kehamilan |
| 11 minggu – 13 minggu 6 hari | USG NT | Tebal cairan di tengkuk janin, tulang hidung, gambaran awal anatomi |
| 18–22 minggu | USG detail | Otak, wajah, jantung, perut, ginjal, tulang belakang, tangan dan kaki, plasenta |
| Sekitar 26–30 minggu | USG 4D (pilihan) | Wajah dan gerakan janin |
| 32–36 minggu | USG trimester 3 | Taksiran berat janin, posisi kepala, air ketuban, letak plasenta |
USG awal kehamilan (6–10 minggu)
Tujuan pertama USG ini sederhana: memastikan kehamilan berada di dalam rahim. Kehamilan di luar rahim (ektopik) bisa membahayakan nyawa, jadi ini tidak boleh terlewat.
Di usia sangat muda, gambar dari USG perut sering belum jelas. Karena itu saya biasanya memakai USG transvaginal, yaitu alat USG kecil yang dimasukkan lewat vagina. Rasanya mirip pemeriksaan dalam, tidak sakit, dan aman untuk janin. Dari sini kita bisa melihat detak jantung, menghitung jumlah janin, dan menentukan usia kehamilan dengan lebih akurat daripada hitungan haid saja.
USG NT (11–14 minggu)
NT adalah singkatan dari nuchal translucency, yaitu lapisan cairan tipis di belakang leher janin. Lapisan ini diukur pada usia 11 minggu sampai 13 minggu 6 hari. Hasilnya, digabung dengan usia ibu dan bila perlu tes darah, memberi angka risiko kelainan kromosom seperti sindrom Down. Penjelasan lengkap ada di USG NT Tangerang.
Satu hal yang perlu dipahami: NT adalah skrining, bukan diagnosis. Hasil “risiko tinggi” belum berarti janin pasti mengalami kelainan. Artinya perlu pemeriksaan lanjutan yang akan saya jelaskan bila hasilnya mengarah ke sana.
USG detail (18–22 minggu)
Ini pemeriksaan yang paling lama dan paling teliti. Organ janin diperiksa satu per satu: struktur otak, bibir dan wajah, empat ruang jantung beserta pembuluh besarnya, lambung, ginjal, kandung kemih, tulang belakang, hingga tangan dan kaki. Letak plasenta dan jumlah air ketuban juga dinilai.
Pedoman internasional ISUOG menempatkan USG ini di pertengahan kehamilan, umumnya 18–22 minggu. Pada usia ini janin sudah cukup besar untuk dilihat organnya, dan bila ditemukan kelainan, masih ada waktu untuk merencanakan penanganan. Baca lebih lanjut di USG detail Tangerang.
USG 4D (sekitar 26–30 minggu)
USG 4D menampilkan gambar tiga dimensi yang bergerak. Dari pengalaman saya, wajah janin paling jelas terlihat di sekitar 26–30 minggu. Pipinya sudah berisi, dan air ketuban di depan wajah masih cukup.
USG 4D bukan pengganti USG detail. Fungsinya lebih banyak untuk melihat wajah dan ekspresi. Untuk menilai organ dalam, USG 2D tetap jadi andalan. Penjelasannya ada di USG 4D Tangerang.
USG trimester ketiga (32–36 minggu)
Menjelang persalinan, USG dipakai untuk menjawab pertanyaan praktis. Apakah berat janin sesuai usianya? Kepalanya sudah di bawah atau masih sungsang? Air ketuban cukup? Plasenta tidak menutupi jalan lahir? Jawaban-jawaban ini ikut menentukan rencana persalinan.
Persiapan sebelum USG
- Bawa buku KIA (buku pink) dan hasil USG atau lab sebelumnya.
- Pakai baju dua potong agar perut mudah dibuka.
- Untuk USG transvaginal di awal kehamilan, kosongkan kandung kemih dulu.
- Untuk USG 4D, makan seperti biasa. Janin yang aktif biasanya lebih mudah difoto.
Apakah USG aman untuk janin?
USG memakai gelombang suara, bukan sinar-X, sehingga tidak ada radiasi pengion. Organisasi ultrasonografi dunia seperti AIUM menyatakan USG diagnostik yang dilakukan dengan indikasi medis dianggap aman. Prinsipnya, energi dan durasi USG dibuat serendah mungkin selama gambar sudah cukup jelas.
USG hamil di Tangerang
Semua jenis USG di atas bisa dilakukan di praktik saya di Tangerang. USG 4D Tangerang (Private Practice) wajib reservasi lewat WhatsApp 0812-2002-0033. Lokasi dan jamnya ada di jadwal praktik.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Berapa kali USG selama hamil?
Kemenkes menganjurkan minimal dua kali USG oleh dokter, di trimester pertama dan ketiga. Dalam praktik, dokter kandungan biasanya menambahkan USG NT dan USG detail, sehingga totalnya sering 4–6 kali atau lebih bila ada kondisi khusus. Lihat juga jadwal USG selama kehamilan.
Apakah perlu menahan pipis sebelum USG?
Hanya untuk USG perut di awal kehamilan, bila dokter memintanya. Untuk USG transvaginal justru sebaliknya, kandung kemih dikosongkan.
Bisakah melihat jenis kelamin di USG?
Umumnya bisa cukup yakin sekitar usia 18–20 minggu, bergantung posisi janin saat diperiksa.
Sumber
- Permenkes No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan Masa Sebelum Hamil, Masa Hamil, Persalinan, dan Masa Sesudah Melahirkan
- ISUOG Practice Guidelines: performance of first-trimester fetal ultrasound scan, 2013
- The Fetal Medicine Foundation: Nuchal translucency scan
- ISUOG Practice Guidelines (updated): performance of the routine mid-trimester fetal ultrasound scan, 2022
- AIUM: Prudent Use and Safety of Diagnostic Ultrasound in Pregnancy
Artikel ini adalah edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila Anda mengalami perdarahan, nyeri perut hebat, keluar air ketuban, atau gerakan janin berkurang, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
