dr. Ivan Maurits Sondakh, Sp.OG, Dip. Maternal Fetal Medicine, FICS, Int. AFF. RANZCOG
Mayapada Hospital Tangerang dan USG 4D Tangerang (Private Practice)
Diperbarui 4 Oktober 2026
Waktu terbaik untuk USG 4D adalah usia kehamilan sekitar 26–30 minggu. Pada rentang ini pipi janin sudah mulai berisi lemak, sementara air ketuban di depan wajahnya masih cukup, sehingga wajah biasanya terlihat paling jelas.
USG 4D di usia 20 minggu sering berakhir sedikit mengecewakan karena wajah janin masih tampak kurus dan bertulang. Di usia 36 minggu, wajahnya sering sudah menempel ke dinding rahim atau tertutup tangan. Itu bukan salah alat. Waktunya saja yang kurang pas.
Apa itu USG 4D?
USG biasa (2D) menampilkan gambar potongan hitam-putih. Dokter membaca organ janin dari potongan-potongan ini. USG 3D menyusun potongan tersebut menjadi gambar tiga dimensi yang diam, mirip foto. USG 4D adalah gambar 3D yang bergerak secara langsung. Huruf “D” keempat itu adalah waktu.
Hasilnya, Anda bisa melihat janin menguap, mengisap jempol, atau menutup mata dengan tangan, di layar, saat itu juga.
Kenapa 26–30 minggu?
| Usia kehamilan | Hasil yang biasanya terlihat |
|---|---|
| Di bawah 24 minggu | Wajah masih tipis dan tulangnya menonjol. Ukuran janin kecil sehingga seluruh tubuh bisa terlihat. |
| Sekitar 26–30 minggu | Pipi mulai berisi, ekspresi lebih mudah dikenali. Air ketuban biasanya masih cukup sebagai “jendela”. |
| Di atas 32 minggu | Janin makin besar dan ruang makin sempit. Wajah sering tertutup tangan, tali pusat, atau menempel ke plasenta. |
Angka ini bukan aturan mati. Posisi janin dan jumlah air ketuban pada hari pemeriksaan sering lebih menentukan daripada angka minggunya. Janin yang terus menghadap ke punggung ibu bisa membuat wajahnya sulit terlihat, bahkan di 28 minggu.
Apa yang tidak bisa dilihat USG 4D?
Ini yang perlu diluruskan: USG 4D lebih cantik, tapi tidak lebih teliti untuk organ dalam. Struktur jantung, otak, dan ginjal tetap dinilai paling baik dengan USG 2D. Itu sebabnya USG 4D tidak menggantikan USG detail di 18–22 minggu.
Di praktik saya, USG 4D dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan kehamilan oleh dokter. Jadi selain melihat wajah, saya juga memeriksa pertumbuhan janin, air ketuban, dan letak plasenta pada kunjungan yang sama. Organisasi ultrasonografi seperti AIUM juga menganjurkan USG janin dilakukan dengan alasan medis, bukan semata untuk kenang-kenangan.
Supaya wajah janin terlihat jelas
Banyak hal di luar kendali kita, terutama posisi janin. Beberapa hal ini biasanya membantu:
- Datang di usia 26–30 minggu bila memungkinkan.
- Makan dan minum seperti biasa sebelum datang. Janin sering lebih aktif setelah ibu makan.
- Kosongkan kandung kemih supaya Bunda nyaman berbaring.
- Bila janin terus menghadap ke belakang, saya biasanya meminta Bunda berjalan sebentar atau miring ke kiri, lalu kita coba lagi.
Cara reservasi USG 4D di Tangerang
USG 4D Tangerang (Private Practice) wajib reservasi. Kirim WhatsApp ke 0812-2002-0033 dengan menyebutkan usia kehamilan. Lokasi dan jam ada di jadwal praktik.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah USG 4D aman?
USG 4D memakai gelombang suara yang sama dengan USG biasa, tanpa radiasi sinar-X. Selama dilakukan oleh tenaga medis dengan durasi wajar, USG dianggap aman untuk janin.
Bisakah USG 4D dilakukan di usia 20 minggu?
Bisa, tapi wajah janin biasanya masih kurus. Di usia ini saya lebih menyarankan USG detail, karena organ janin sedang berada di waktu terbaik untuk diperiksa.
Bagaimana kalau janin tidak mau menghadap?
Ini sering terjadi. Kita bisa menunggu sebentar, mengubah posisi Bunda, atau menjadwalkan ulang.
Apa beda USG 4D dan USG detail?
USG detail fokus memeriksa kelengkapan dan bentuk organ janin dengan USG 2D. USG 4D fokus menampilkan wajah dan gerakan. Keduanya punya waktu idealnya masing-masing. Perbandingan lengkapnya ada di beda USG 2D, 3D, dan 4D.
Sumber
- AIUM: Prudent Use and Safety of Diagnostic Ultrasound in Pregnancy
- ISUOG Practice Guidelines (updated): performance of the routine mid-trimester fetal ultrasound scan, 2022
Artikel ini adalah edukasi umum dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung. Bila Anda mengalami perdarahan, nyeri perut hebat, keluar air ketuban, atau gerakan janin berkurang, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
